Bagaimana Caranya Menabung bagi Karyawan Pabrik?

BISMILLAH… Assalamu’alaikum warohmatullah. Afwan ana mau minta saran, bagaimana cara menabung yang tepat untuk seorang ibu rumah tangga satu anak dan juga berprofesi sebagai karyawati pabrik, yang gajinya hanya UMR dan mempunyai pengasuh anak.

Saat ini saya merasakan tidak bisanya dalam urusan menabung. Setiap kali menabung selalu saja habis terpakai. Suami saya sama-sama karyawan pabrik. Mohon bimbingannya. Syukron wa jazakallahu khoiron…

Ummu Zidan, novika.resmi23@gmail.com

Yth. Ummu Zidan,

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.

Hampir semua dari kita bisa menabung, tetapi tidak hampir semua dari kita yang bisa disiplin dalam menabung. Artinya, jika kita ingin menabung yang tepat, perlu mematuhi tata cara menabung yang menurut pengalaman kami adalah sebagai berikut:

1. Membuat daftar impian atau keinginan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

2. Membuat perencanaan pendapatan pengeluaran sehingga mengetahui berapa jumlah uang yang sebenarnya bisa disisihkan dari pendapatan.

3. Mendahulukan pembayaran hutang, zakat, dan membantu orangtua dari menabung, sehingga tidak mengalami keadaan keuangan minus di pertengahan bulan dikarenakan harus melunasi hutang yang tidak bisa ditunda lagi pembayarannya.

4. Menyisihkan dengan segera jumlah yang disetujui untuk ditabung di saat pertama kali menerima uang pendapatan (gaji, sewa, bonus, hasil bisnis dll.). Ingat, menabung bukan dilakukan di akhir bulan atau setelah mengeluarkan biaya – biaya dan belanja ke mal, tetapi di awal bulan setelah gaji diterima.

5. Membagi katagori menabung seperti menabung untuk memenuhi kebutuhan/impian/keinginan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang sesuai anjuran nomor 1 di atas.

6. Memilih produk tabungan dan lembaga keuangan syariah yang tepat.

7. Bagi kita yang tidak disiplin, tinggalkan cara menabung tradisional, artinya, menabung yang dapat dijangkau kapan saja atau ada akses untuk menggunakan ATM. Dikwatirkan setelah beberapa bulan hasil tabungannya akan segera segera habis terpakai seperti yang disampaikan oleh Ummu Zidan di atas.

8. Mencatat jumlah yang tabungan dari waktu ke waktu dan pastikan jika sudah mencapai haul dan nisabnya, keluarkan zakatnya.

Contohnya: Menabung untuk sekolah anak yang sekarang berusia 1 tahun, berarti diperlukan jenis tabungan jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak tersebut kalau bisa mulai dari TK hingga kuliah di universitas. Untuk hal ini, diperlukan lembaga keuangan yang dapat melayani kebutuhan ini, contoh asuransi syariah untuk pendidikan.

Ini hanya contoh, kami tidak mengetahui dengan jelas tabungan jenis apa yang cocok untuk Ummu Zidan dan untuk kebutuhan apa. Gaji setaraf UMR adalah rezeki yang diberikan Allah SWT, insyaAllah jika halal dan baik (halalan thayibban), gajinya akan berkah, tidak cepat habis dan banyak memberikan manfaat, termasuk dapat dengan mudah disisihkan untuk tabungan masa depan. Sesungguhnya kisah Nabi Yusuf yang mentakwilkan mimpi Raja Mesir (Surah Yusuf (12) ,ayat 43-49) dapat dijadikan itibar bagi kita supaya dapat menghemat apa yang kita dapat hari ini untuk kebutuhan di hari esok. Wallahu’alam.

Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Sakinah Finance

Sumber: https://www.islampos.com/bagaimana-caranya-menabung-bagi-karyawan-pabrik-148203/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s