Konsultasi #14 – Bagaimana Mendapatkan Modal Usaha Secara Syariah?

Kepada Yth.
Ibu Murniati,
Assalamualaikum wr.wb.

Saya mau usaha dan membutuhkan dana Rp.10 juta. Saya sulit mengajukan ke bank syariah karena saya hanya ada BPKB motor dan Sertifikat Tanah. Bagaimana kalau saya pinjam uang dengan alasan untuk bangun rumah padahal sebenarnya saya mau pakai untuk modal usaha. Apa solusinya?

Dari Pengirim SMS: 08151014XXXX

Wassalamu’alaiakum wr.wb.
Yth. Bapak/Ibu Penanya

Perlu diketahui bahwa ada beberapa lembaga keuangan yang melayani pembiayaan syariah seperti yang diinginkan antara lain yaitu: bank umum syariah, unit usaha syariah bank konvensional, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Koperasi Syariah (BMT). Untuk limit Rp.10 juta, nasabah bisa mengajukan ke BPRS/BMT mengingat plafond pembiayaannya relatif tidak besar dan biasanya lebih cepat diproses di sana.

Untuk pembiayaan renovasi rumah tapi dipakai untuk bisnis jelas salah. Firman Allah dalam QS Al Maidah:1 adalah “Hai orang yang beriman! Penuhilah akad – akad itu…” Atas peringatan itu, baiknya akad ditunaikan sesuai dengan yang diajukan, biasanya juga akan ada penilaian dari pihak BPRS/BMT sehingga jika akan disalahgunakan akan diketahui sejak awal dan permohonan dapat ditolak. Untuk modal usaha biasanya diperlukan pengalaman usaha sebelumnya. mungkin ini yang agak merepotkan bagi pemula yang baru mau buka usaha.

Namun, jika uang senilai Rp. 10 juta itu akan digunakan untuk membeli barang – barang sebagai modal usaha, akad yang dminta dapat berbentuk jual beli (murabahah) yang dalam hal ini, BPRS/BMT akan membelikan barang yang dibutuhkan dan akan menjualkannya kepada mitra. STNK dan Sertifikat Tanah atau salah satunya dapat menjadi jaminan.

Ada alternatif lainnya jika ingin memerlukan uang tunai dapat melalui Gadai Syariah. Namun pada saat ini bank syariah yang memiliki produk Gadai Syariah hanya menerima jaminan untuk gadai syariah dalam bentuk emas perhiasan atau batangan. Karena jaminan yang disebutkan di atas bukan dalam bentuk emas maka gadai syariah yang dimaksud hanya dapat dilakukan di kantor pegadaian syariah terdekat, waktunya relatif singkat namun dapat diperpanjang tergantung keperluan.

Sesungguhnya bekerjasama dalam menjalankan suatu usaha atau bisnis adalah sangat dianjurkan, sesuai dengan firman Allah dalam QS Al-Nisa: 29 yaitu: “Hai orang – orang yang beriman! Janganlah kalian saling memakan (mengambil) harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan sukarela diantaramu…”. Wallahu’alam.

11 thoughts on “Konsultasi #14 – Bagaimana Mendapatkan Modal Usaha Secara Syariah?

  1. Knpa saya tidak bisa melakukan pinjaman.. padahal itu surat tanah atas nama sendiri.. untuk membuka usaha.. apa umur saya masih 20thn yaa.. …dan belum nikah

  2. Assalamualaikum..
    Syarat2 pinjaman modal di bank syariah (almuzara’ah) apa aja pak..?
    Dan jga jumlah maksimal pinjaman modal.
    Mohon pencerahan nya pak.
    Thanks.

  3. Assalamua’laikum.
    Nambah lage pertanyaan saya pak..
    Di tempat saya ada yang menjual lahan sawit seluar 20 ha harga per ha 50 juta total 1M
    apakah bisa saya membeli lahan tsb melalui pinjaman modal dri bank…
    Kalau memank bisa bagai mana cara nya pak,tau ada trik lain nya.karna saya ng punya modal.
    Thanks.

  4. Sayat mempunyai sertifkat skgr kebun kelapa sawit,luas nya 2 hekter.tempat nya riau.
    Pertnyaan saya jumlah yang bisa saya pinjam dari bank berapa?
    Thanks.

    • Assalamu’alaikum Bapak Eri,

      Untuk pinjaman ke bank, jumlahnya sangat tergantung dengan rencana penggunaan dana pinjaman yang diajukan, serta nilai jaminan yang diberikan. Biasanya nilai pinjaman sekitar 80% dari nilai jual kebun sawit bapak, tergantung dari lokasi dan kelengkapan surat-surat yang dimiliki.

      Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat.

  5. Sayat mempunyai sertifkat skgr kebun kelapa sawit,luar nya 2 hekter.tempat nya riau.
    Pertnyaan saya jumlah yang bisa saya pinjam dari bank berapa?

  6. Saya ingin medapatkan pinjaman dr bank untuk maksud modal usaha Dan biaya kuliah anak,saya baca bahwa di situ dikatakan peminjam hrs mempunyai sejuklah tabungan yg tertentu,disini masalah Nya jgn kan untuk buka tabungan yg jumlah nya bgt besar,untuk mkan saja senin kemis,SAYA SORANG TKI,,,,SAYA INGIN MENGGADIKAN SERTIFIKAT TANAH UNTUK MODAL USAHA DAN BIAYA KULIAH ANAK,,,,TOLONG BLS PENJELASAN YG SEJELAS JSLASNYA DAN BGMN CARANYA??? tmksh

    • Assalamu’alaikum, terima kasih sudah singgah di blog kami.

      Untuk modal usaha, sertifikat tanah yang dimiliki bisa dijadikan jaminan untuk pembiayaan di bank, Bank Pembiayaan/Perkreditan Rakyat Syariah atau gadai syariah. Setidaknya bisa dijadikan modal awal untuk membuka usaha.

      Bahkan untuk usaha awal yang skalanya masih kecil/rumahan, bisa menghubungi lembaga-lembaga keuangan mikro (misalnya Baitul Mal wat-Tamwil – BMT, Koperasi Simpan Pinjam Syariah, dst). Insya Allah mereka bisa membantu pembiayaan modal usaha tanpa harus adanya jaminan atau proses yang memberatkan. Kalau bisa diberitahu lokasi tempat tinggal Ibu/Bapak (Kota, Kabupaten), mungkin kami bisa memberikan saran lembaga apa yang terdekat.

      Untuk biaya kuliah, agak jarang kita jumpai layanan pembiayaan atau pinjaman dari bank/BPRS untuk pendidikan. Kecuali untuk pinjaman tunai sementara, yang biasanya harus ada jaminan tertentu – termasuk sertifikat, slip gaji atau SK karyawan. Yang bisa kami sarankan adalah menghubungi beberapa lembaga/yayasan pendidikan, zakat atau sosial terdekat, yang sekiranya anak Ibu/bapak layak, bisa diberikan bantuan biaya kuliah. Juga bisa menghubungi beberapa perguruan tinggi yang mempunyai program beasiswa, salah satunya misalnya Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia, Sentul, Bogor (www.tazkia.ac.id) atau perguruan tinggi lain yang terdekat.

      Demikian, semoga Allah SWT memberi kemudahan kepada kita semua. Amiin.

      Salam hormat.

    • Assalaamu’alaikum

      Mbak Etik yang baik…

      Terima kasih sudah berkenan bersilaturrahim di forum ini. Sertifikat tanah memang salah satu aset yang diterima oleh pihak bank syariah atau gadai syariah untuk dijadikan aset jaminan tentunya jika memenuhi syarat2 yang sudah ditentukan misalnya: sertikat atas nama sendiri jika tidak, nama yang tertera harus memberikan surat kuasa penggunaan aset; sertifikat belum pernah digadaikan ke tempat lain (atau jika sudah digadaikan harus dilihat apakah masih bisa berkongsi gadai/jaminan, tergantung dari nilai aset yang dimiliki dan berapa dana yang diperlukan); dll. Tentunya sertifikat yang merupakan surat berharga ini sah di mata hukum, dan dapat dibawa ke saudara/kenalan yang memiliki modal untuk dapat memberikan pinjaman modal dengan cara gadai syariah, atau melalui institusi resmi seperti bank syariah atau kantor pegadaian syariah yang menerima sertifikat. Catatan: Hingga saat ini bank syariah yang menawarkan gadai syariah hanya menerima emas murni saja. Jadi jika membawa sertifikat ke bank syariah, nasabah akan ditawarkan bentuk kerjasama investasi Musyarakah atau Mudharabah, bukan melalui proses gadai.

      Mengenai konsep gadai syariah (atau dalam bahasa Arabnya dikenal dengan Rahn) yang diterapkan bank syariah atau kantor pegadaian syariah adalah akad yang akan dijalankan adalah Qardh (yaitu pemilik modal memberikan dananya dengan tidak mengharap pengembalian) dan akad Ijarah (yaitu pemilik modal meminta biaya sewa atas jaminan yang diberikan kepadanya yang telah meminta pemilik modal menyimpannya).

      Gadai sudah dipraktikkan oleh Rasulullah sejak dulu lagi, ketika Rasulullah menggadaikan baju besinya untuk sekarung gandum. Sehingga contoh ini dapat kita ikuti. Berikut adalah fatwa terkait dengan gadai syariah di Indonesia; Fatwa DSN MUI No 25/DSN-MUI/III/2002 tentang rahn, Fatwa DSN MUI No 26/DSN-MUI/III/2002 tentang rahn emas, dan Fatwa DSN MUI No 68/DSN-MUI/III/2008 tentang rahn tasjily.

      Semoga manfaat dan semoga rencana bisnis yang didahului dengan niat baik ini akan Allah lancarkan dan berikan keberkahan.

      Murniati
      Glasgow, Scotland, United Kingdom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s