Konsultasi #12 – Apakah Saham Syariah Itu?

Kepada Yth.

Ibu Murniati,

Assalamualaikum wr.wb.

Saya dengar ada saham syariah? Mohon penjelasannya.

Danang, Bogor

Wassalamu’alaiakum wr.wb.

Yth. Danang di Bogor

Mungkin yang lebih tepat adalah investasi saham sesuai syariah, jadi benar sudah ada investasi di pasar modal yang menggunakan akad syariah. Investasi di pasar modal pada dasarnya ada yang diperbolehkan dan tidak, ditinjau dari sisi tujuan dan objeknya.

Yang tidak diperbolehkan dalam pasar modal adalah transaksi dengan tujuan spekulasi (judi) dan dalam menjalankan transaksi ada beberapa tindakan yang dilarang seperti transaksi jual terlebih dahulu baru membeli (short selling) dan transaksi menggunakan informasi orang dalam (insider trading). Sedangkan yang menjadi objek yaitu saham harus berasal dari perusahaan yang tidak bersentuhan dengan riba, gharar dan maysir.

Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah mengeluarkan fatwa lengkap MUI NO: 80/DSN-MUI/III/2011 tentang Penerapan Prinsip Syariah Dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas Di Pasar Reguler Bursa Efek dengan beberapa landasan hukum, antara lain di QS Al-Maidah:2 dan hadith Rasulullah: Diriwayatkan dari Anas bin Malik r.a, bahwa Rasulullah s.a.w. menjual sehelai hils (alas yang biasanya digelarkan di rumah) dan sebuah qadah (gelas). Beliau menawarkan: ”Siapakah yang mau membeli hils dan qadah ini?” Seseorang berkata: ”Saya siap membeli keduanya dengan harga 1 (satu) dirham.” Nabi menawarkan lagi, hingga dua kali: ”Man yazid ’ala dirhamin (siapakah yang mau menambahkan pada satu dirham)?” Lalu seseorang menyerahkan dua dirham kepada Rasulullah.” Beliau pun menjual kedua benda itu kepadanya. (HR. Tirmidzi).

Dengan dikeluarkannya Fatwa DSN-MUI ini, maka transaksi di DES (Daftar Efek Syariah) dan di Jakarta Islamic Index (JII) dijamin sesuai syariah sehingga sekarang siapapun dapat berinvestasi secara syariah di bidang pasar modal. Setiap perusahaan yang bergabung dalam DES (225 perusahaan, per Mei 2011) dan JII (30 perusahaan) dijamin sudah lulus seleksi syariah karena semua perusahaan yang bergabung dinilai dulu apakah perusahaannya menjalankan transaksi sesuai syariah atau tidak. Meskipun demikian, Bapak Danang harus terlebih dahulu memperhitungkan untung-ruginya.

Dalam perencanaan keuangan keluarga Islami, memang investasi di pasar modal berbasis syariah merupakan salah satu alternatif. Hal ini sesuai dengan prinsip perencanaan keuangan yaitu “donot put your eggs into one basket” yang maknanya adalah investasi yang kita lakukan harus disebar di beberapa alternatif untuk mengurangi risiko. Wallahu’alam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s