Shadaqah dan happiness ~ 2

Ada sebuah penelitian yang dilakukan Profesor Elizabeth Dunn dari University of British Columbia, Kanada dan rekan-rekannya yang menyimpulkan bersedekah dapat membuat hidup lebih bahagia.

Survei awal terhadap 632 orang menunjukkan bersedekah memiliki kaitan kuat dengan kebahagiaan. Selanjutnya, tim menganalisis 16 karyawan perusahaan sebelum dan setelah memperoleh bonus. Hasilnya, karyawan yang lebih banyak menggunakan bonus bagi kepentingan sosial memiliki tingkat kebahagiaan lebih tinggi.

Dalam eksperimen terakhir, para peneliti memberikan amplop berisi uang senilai US$5 dan US$20 kepada 46 mahasiswa, serta meminta mereka untuk menghabiskan uang tersebut untuk diberikan kepada orang lain atau dihabiskan sendiri.

Hasilnya, mereka yang diminta untuk ‘menyedekahkan’ uang tersebut merasa lebih berbahagia ketimbang mereka yang diminta menghabiskannya sendiri.

Namun, jauh sebelum penelitian tersebut, Allah telah mengingatkan kita tentang manfaat shadaqah, dimana Allah menjanjikan kebahagiaan bagi siapa yang menafkahkan hartanya (termasuk bershadaqah). Allah SWT berfirman:

“Dan kelak orang yang paling takwa itu akan dijauhkan dari neraka, (yaitu) yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya, padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, tetapi (dia memberikan semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya yang maha tinggi, dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan (kebahagiaan)” (QS Al Lail 17-21).

Jangan kwatir akan kehilangan sebagian harta kita ketika kita bershadaqah, sesungguhnya janji Allah tidak pernah salah karena dengan bershadaqah maka pahalanya akan kembali kepada diri kita sendiri. Allah SWT berfirman:

“Jika kamu menampakkan shadaqah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikannya itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allahlah yang memberi petunjuk bagi siapa yang dikehendakiNya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan mendapat pahalanya dengan cukup, sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya” (QS Al Baqarah 271-272).

Di ayat lain, Allah berjanji akan membalas setiap kebaikan yang dilakukan oleh seorang hamba minimal 10 kali lipat. Bilangan balasan itu bisa terus berganda dan tumbuh semakin besar.

Tergantung pada keikhlasan sang hamba, dan takaran rezeki yang Allah berikan kepadanya. Bahkan bilangan itu suatu saat bisa mencapai 700 kali lipat. Allah SWT berfirman:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah 261).

1 butir benih menjadi 700 biji. Itulah janji Allah Ta’ala.Tiada yang mustahil bagi Allah untuk membalas shadaqah hamba-Nya bahkan hingga 700 kali lipat.

Mari rajinlah bershadaqah dan mulai setiap pagi hari.** (Mu Kim Ni)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s