Model Pengelolaan Keuangan Keluarga

Mulai hari ini, kami akan mulai memposting beberapa cuplikan dari buku Sakinah Finance, sebagai bentuk komunikasi dua arah kita dengan sidang pembaca, terutama untuk mendapatkan masukan dan saran atas buku kami ini.

Model utama dari Sakinah Finance mengacu pada scope dan spektrum pengelolaan keuangan keluarga, yang kami bagi kepada lima cakupan utama. Dengan mengacu pada prinsip dasar maqasid syariah dan skala prioritas dharuriyyat, hajiyyat dan tahsiniyyat, model pengelolaan keuangan keluarga sakinah dan inti dari buku Sakinah Finance adalah sebagaimana dijelaskan berikut.

Model Sakinah Finance

Managing Income

  • Pengelolaan pendapatan merupakan bagian terpenting dalam perencanaan keuangan, karena tanpa pendapatan dari sumber yang bersih, maka perencanaan keuangan sebagus apapun akan sia-sia. Dalam bagian pertama buku Sakinah Finance akan membahas beberapa panduan dalam mencari pendapatan yang halal dan baik, serta beberapa inspirasi dalam mengelola dan menambah sumber pendapatan.

Managing Needs

  • Definisi sederhana dari kebutuhan (needs) adalah apa saja yang tanpa barang tersebut kita akan menderita – atau secara umum kita sebut kebutuhan yang sangat mendasar/primer seperti makanan, pakaian dan tempat tinggal. Dalam konteks maqasid syariah, managing needs berarti mengatur konsumsi kita terhadap semua keperluan yang bersifat dharurriyat dan (sebagian kecil) hajiyyat dalam menjaga atau memelihara aspek-aspek agama, jiwa, harta, keturunan dan intelek. Bab tentang mengelola kebutuhan akan mengupas secara lengkap aspek pengeluaran wajib yang harus diperhatikan, disamping bagaimana keluarga harus menyusun prioritas belanja untuk bisa menenuhi semua aspek maqasid syariah.

 

Managing Dreams/Wants

  • Dalam buku Sakinah Finance, kami secara tegas memisahkan antara kebutuhan (needs) dan keinginan (wants). Keinginan atau dreams merupakan hal-hal yang kita inginkan untuk melengkapi kehidupan kita, bisa karena memberi kenyamanan atau memperindah lingkungan sekitar kita. Secara sederhana, wants adalah semua kebutuhan yang mempunyai dimensi secondary/sebagian besar dari hajiyyat atau tertiary/tahsiniyyat. Tidak ada batasan khusus yang mengatur wants, karena memang keinginan setiap individu sangat relatif dan berbeda-beda sesuai zaman, tempat kita tinggal atau kondisi sosial ekonomi kita masing-masing. Yang harus diperhatikan barangkali adalah rambu-rambu isyraf (berlebihan) dan mubazir, serta tidak melalaikan kita dari tugas utama sebagai hamba Allah.

Managing Surplus/Deficit

  • Dalam pengelolaan keuangan, apakah tingkat rumah tangga atau level kenegaraan, yang sering menjadi indikator kesuksesan adalah hasil akhir (bottom line), baik berupa laba atau neraca yang surplus atau berimbang. Rugi atau deficit merupakan kondisi yang tidak diinginkan. Hal ini karena ketika neraca keuangan keluarga surplus, atau minimal berimbang, keluarga tersebut akan mampu berfungsi dengan baik, memenuhi semua kewajiban keuangan dan bahkan merealisasikan berbagai impian keluarga. Dalam bab ini, selain membahas bagaimana mengelola surplus, yang merupakan kondisi ideal, juga akan dibahas bagaimana mensiasati kondisi defisit, dimana tarikan hutang dan kartu kredit sangat kuat.

Managing Contingency

  • Kejadian yang tak terduga selalu akan kita alami dalam kehidupan berkeluarga, baik yang menimpa kita atau keluarga dekat kita. Sangat sering kejadian ini membutuhkan dana yang terkadang cukup besar dan terjadi disaat kita sedang tidak siap. Oleh karena itu mempersiapkan diri secara keuangan sangat dianjurkan, apalagi tidak setiap saat kita dapat meminta bantuan ke keluarga atau kerabat. Dana emergency dan perlindungan asuransi merupakan dua hal yang dianjurkan dan bahas secara khusus, sebagai langkah persiapan menghadapi situasi darurat seperti sakit, terkena dampak bencana, dan seterusnya.
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s